<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kode Archives - Onestring Lab</title>
	<atom:link href="https://onestringlab.com/category/kode/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://onestringlab.com/category/kode/</link>
	<description>Kode Kreativitas Kopi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 May 2026 08:37:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2021/10/cropped-osl-high-res-e1455499003866-32x32.jpg</url>
	<title>Kode Archives - Onestring Lab</title>
	<link>https://onestringlab.com/category/kode/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengatasi Kemalasan dengan Teknologi Produktif</title>
		<link>https://onestringlab.com/mengatasi-kemalasan-dengan-teknologi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jul 2024 23:13:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Time Management]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1418</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengatasi kemalasan dengan teknologi produktif sangat mungkin dilakukan di jaman sekarang. Kemalasan sering kali menjadi musuh utama bagi produktivitas. Namun, di era digital ini, teknologi &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/mengatasi-kemalasan-dengan-teknologi/">Mengatasi Kemalasan dengan Teknologi Produktif</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Mengatasi kemalasan dengan teknologi produktif sangat mungkin dilakukan di jaman sekarang. Kemalasan sering kali menjadi musuh utama bagi produktivitas. Namun, di era digital ini, teknologi hadir sebagai solusi untuk membantu kita tetap produktif dan mengatasi kecenderungan untuk bermalas-malasan. Artikel ini akan memberikan panduan dan wawasan tentang bagaimana teknologi dapat membantu kita tetap produktif dengan beberapa contoh nyata dan tips praktis.</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Aplikasi Manajemen Waktu</h2>



<p>Kemalasan sering kali disebabkan oleh kurangnya pengelolaan waktu yang efektif. Aplikasi manajemen waktu seperti <strong><a href="https://trello.com/">Trello</a></strong>, <strong><a href="https://www.atlassian.com/">Asana</a></strong>, dan <strong><a href="https://todoist.com/">Todoist</a></strong> dapat membantu kita mengatur jadwal harian, menetapkan prioritas, dan memastikan tugas-tugas selesai tepat waktu.</p>



<p><strong>Tips:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Buat daftar tugas harian setiap pagi.</li>



<li>Gunakan fitur pengingat untuk tugas-tugas penting.</li>



<li>Evaluasi kembali tugas yang sudah selesai untuk mengetahui progres harian.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">2. Teknik Pomodoro</h2>



<p>Teknik Pomodoro adalah metode manajemen waktu yang membagi pekerjaan menjadi interval waktu 25 menit kerja diikuti oleh 5 menit istirahat. Aplikasi seperti <strong><a href="https://www.focusboosterapp.com/">Focus Booster</a></strong> dan <strong><a href="https://todoist.com/integrations/apps/pomodone">Pomodone</a></strong> dapat membantu menerapkan teknik ini.</p>



<p><strong>Contoh Nyata:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Bayangkan Anda memiliki tugas menulis laporan. Aktifkan timer selama 25 menit dan fokuslah pada tugas tersebut. Setelah selesai, ambil istirahat singkat untuk menyegarkan pikiran Anda.</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/07/pexels-hasanalbari-1424745-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-1421" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/07/pexels-hasanalbari-1424745-1024x683.jpg 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/07/pexels-hasanalbari-1424745-300x200.jpg 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/07/pexels-hasanalbari-1424745-768x512.jpg 768w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/07/pexels-hasanalbari-1424745-1536x1024.jpg 1536w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/07/pexels-hasanalbari-1424745.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h2 class="wp-block-heading">3. Aplikasi Produktivitas untuk Peningkatan Fokus</h2>



<p>Teknologi juga menawarkan berbagai aplikasi yang membantu meningkatkan fokus, seperti <strong>Forest</strong> dan <strong>Cold Turkey</strong>. Aplikasi ini dapat membantu memblokir situs-situs yang mengganggu dan memberikan insentif untuk tetap fokus.</p>



<p><strong>Tips:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Gunakan Forest untuk menanam pohon virtual saat Anda fokus bekerja. Semakin lama Anda fokus, semakin besar pohon yang tumbuh.</li>



<li>Blokir media sosial dan situs hiburan selama jam kerja menggunakan Cold Turkey.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">4. Automasi dengan Aplikasi Produktivitas</h2>



<p>Automasi dapat menghemat waktu dan energi, sehingga kita dapat fokus pada tugas-tugas yang lebih penting. Aplikasi seperti <strong><a href="https://zapier.com/">Zapier</a></strong> dan <strong><a href="https://ifttt.com/">IFTTT</a></strong> memungkinkan kita mengotomatiskan tugas-tugas rutin seperti mengirim email, memposting di media sosial, atau mencadangkan file.</p>



<p><strong>Contoh Nyata:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Jika Anda sering menghabiskan waktu mengirim email yang sama berulang kali, buatlah otomatisasi di Zapier untuk mengirim email tersebut secara otomatis pada waktu yang ditentukan.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">5. Aplikasi Pembelajaran dan Pengembangan Diri</h2>



<p>Kemalasan sering kali muncul karena kurangnya motivasi atau ketertarikan pada tugas yang sedang dikerjakan. Aplikasi seperti <strong>Coursera</strong>, <strong>Udemy</strong>, dan <strong>Khan Academy</strong> dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sehingga meningkatkan motivasi untuk bekerja lebih produktif.</p>



<p><strong>Tips:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Tetapkan tujuan belajar mingguan dengan menggunakan aplikasi ini.</li>



<li>Gabungkan waktu belajar ke dalam jadwal harian Anda.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">6. Teknologi Wearable</h2>



<p>Perangkat wearable seperti <strong>Fitbit</strong> dan <strong>Apple Watch</strong> dapat membantu memantau kesehatan fisik, yang berpengaruh besar terhadap produktivitas. Dengan pemantauan aktivitas fisik, kita dapat memastikan tubuh tetap bugar dan berenergi untuk <a href="https://onestringlab.com/inovasi-yang-menyederhanakan-kehidupan/">menyelesaikan tugas sehari-hari.</a></p>



<p><strong>Contoh Nyata:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Gunakan Fitbit untuk memantau langkah harian dan kualitas tidur. Kualitas tidur yang baik akan meningkatkan fokus dan energi sepanjang hari.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">7. Ruang Kerja Virtual</h2>



<p>Dengan semakin berkembangnya teknologi, ruang kerja virtual seperti <strong>Slack</strong> dan <strong>Microsoft Teams</strong> menjadi alat penting untuk berkolaborasi dengan tim secara efektif. Fitur-fitur seperti obrolan, konferensi video, dan berbagi dokumen membantu menjaga komunikasi dan kolaborasi tetap lancar.</p>



<p><strong>Tips:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Atur ruang kerja virtual dengan saluran khusus untuk setiap proyek.</li>



<li>Gunakan fitur video call untuk rapat tim secara rutin.</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Mengatasi kemalasan memang tidak mudah, tetapi dengan bantuan teknologi yang tepat, kita bisa tetap produktif dan menyelesaikan tugas-tugas dengan lebih efektif. Mulailah dengan mencoba beberapa aplikasi dan teknik yang telah dibahas di atas, dan sesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Ingat, teknologi adalah alat yang membantu, tetapi disiplin diri tetap menjadi kunci utama untuk mencapai produktivitas yang optimal.</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/mengatasi-kemalasan-dengan-teknologi/">Mengatasi Kemalasan dengan Teknologi Produktif</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Review Teknologi Terbaru: Apa Saja yang Harus Diperhatikan di Tahun Ini?</title>
		<link>https://onestringlab.com/apa-saja-yang-harus-diperhatikan-di-tahun-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2024 09:15:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1375</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pengantar: Zaman Inovasi yang Tak Terhenti Di ambang pintu era baru, teknologi terus mengalami evolusi dengan kecepatan yang luar biasa. Tahun ini, beberapa tren teknologi &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/apa-saja-yang-harus-diperhatikan-di-tahun-ini/">Review Teknologi Terbaru: Apa Saja yang Harus Diperhatikan di Tahun Ini?</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 class="wp-block-heading">Pengantar: Zaman Inovasi yang Tak Terhenti</h1>



<p>Di ambang pintu era baru, teknologi terus mengalami evolusi dengan kecepatan yang luar biasa. Tahun ini, beberapa tren teknologi siap mengubah landskap industri dan cara kita berinteraksi dengan dunia digital.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="585" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/03/Review-Teknologi-Terbaru-1024x585.webp" alt="" class="wp-image-1376" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/03/Review-Teknologi-Terbaru-1024x585.webp 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/03/Review-Teknologi-Terbaru-300x171.webp 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/03/Review-Teknologi-Terbaru-768x439.webp 768w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/03/Review-Teknologi-Terbaru-1536x878.webp 1536w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/03/Review-Teknologi-Terbaru-1400x800.webp 1400w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2024/03/Review-Teknologi-Terbaru.webp 1792w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h1 class="wp-block-heading">Kecerdasan Buatan (AI) dan Pembelajaran Mesin</h1>



<p>Kecerdasan Buatan tidak lagi menjadi konsep futuristik. Tahun ini, AI dan pembelajaran mesin akan lebih terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari, membawa personalisasi dan efisiensi ke tingkat yang baru.</p>



<h1 class="wp-block-heading">Quantum Computing: Membuka Dimensi Baru</h1>



<p>Quantum computing diperkirakan akan menembus batasan komputasi konvensional, memberikan kemampuan pemrosesan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ini membuka jalan untuk penemuan dan inovasi dalam bidang kesehatan, keuangan, dan keamanan siber.</p>



<h1 class="wp-block-heading">Jaringan 5G/6G: Era Koneksi Ultra-Cepat</h1>



<p>Pengembangan dan penerapan jaringan 5G dan 6G akan mempercepat transformasi digital, menghadirkan kecepatan dan koneksi yang lebih stabil. Ini akan membuka peluang baru dalam IoT, smart cities, dan teknologi seluler.</p>



<h1 class="wp-block-heading">Teknologi Berkelanjutan: Menuju Masa Depan Hijau</h1>



<p>Saat dunia bergerak menuju keberlanjutan, teknologi ramah lingkungan menjadi lebih penting. Inovasi dalam energi terbarukan, efisiensi sumber daya, dan pengurangan limbah elektronik akan menjadi fokus utama.</p>



<h1 class="wp-block-heading">Realitas Maya dan Realitas Tertambah: Mendefinisikan Ulang Pengalaman</h1>



<p>Teknologi VR dan AR siap untuk mengambil panggung tengah, mendefinisikan ulang cara kita belajar, bekerja, dan bermain. Dengan pengalaman yang lebih imersif, teknologi ini akan mengubah industri hiburan, pendidikan, dan ritel.</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/apa-saja-yang-harus-diperhatikan-di-tahun-ini/">Review Teknologi Terbaru: Apa Saja yang Harus Diperhatikan di Tahun Ini?</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengurutan Waktu Efektif dengan Bahasa C</title>
		<link>https://onestringlab.com/pengurutan-waktu-efektif-dengan-bahasa-c/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Dec 2023 05:50:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[C Language]]></category>
		<category><![CDATA[Fania]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1226</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rumah nenek Fania penuh dengan barang antik. Jam dinding tua yang selalu tepat waktu adalah salah satu barang paling berharga. Tetapi suatu hari jam itu &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/pengurutan-waktu-efektif-dengan-bahasa-c/">Pengurutan Waktu Efektif dengan Bahasa C</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Rumah nenek Fania penuh dengan barang antik. Jam dinding tua yang selalu tepat waktu adalah salah satu barang paling berharga. Tetapi suatu hari jam itu tiba-tiba menghilang, membuat Nenek sedih. Fania, yang terkenal cerdas dan bersemangat, memutuskan untuk menyelesaikan misteri hilangnya jam tersebut dengan mulai mengumpulkan informasi: dia menanyakan apa yang dilakukan anggota keluarganya saat jam itu hilang dan mencatat detailnya dalam bukunya.</p>



<p>Fania menemukan bahwa dia dapat membantu menyelesaikan misteri ini dengan pemrograman setelah mendapatkan cukup informasi. Untuk mengatur ulang catatannya berdasarkan waktu kejadian yang mereka sebutkan, dia memilih untuk menulis program sederhana dalam Bahasa C. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi urutan kejadian dan mengidentifikasi kesamaan atau kesalahan dalam kesaksian saksi.</p>



<p>Fania menulis kode berikut:</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="c" class="language-c">#include &lt;stdio.h&gt;
#include &lt;string.h&gt;

void urutkanBerdasarkanWaktu(char kejadian[][50], int n) {
    char temp[50];
    for (int i = 0; i &lt; n - 1; i++) {
        for (int j = i + 1; j &lt; n; j++) {
            if (strcmp(kejadian[i], kejadian[j]) &gt; 0) {
                strcpy(temp, kejadian[i]);
                strcpy(kejadian[i], kejadian[j]);
                strcpy(kejadian[j], temp);
            }
        }
    }
}

int main() {
    char kejadian[5][50] = {
        "09:00 - Nenek di dapur",
        "09:15 - Paman datang",
        "09:05 - Sepupu bermain di halaman",
        "09:10 - Anjing menyalak",
        "09:20 - Jam ditemukan hilang"
    };
    int n = 5;

    urutkanBerdasarkanWaktu(kejadian, n);

    printf("Urutan Kejadian:\n");
    for (int i = 0; i &lt; n; i++) {
        printf("%s\n", kejadian[i]);
    }
    return 0;
}
</code></pre>



<p>Fania berhasil mengatur ulang kesaksian berdasarkan urutan waktu dengan program ini. Dengan demikian, dia lebih mudah menemukan bahwa paman adalah orang terakhir yang terlihat di dekat jam sebelum jam itu dilaporkan hilang. Setelah perselisihan kecil, paman secara tidak sengaja membawa jam ke ruangan lain dan lupa memberi tahu siapa pun.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_jam_dinding_3.png" alt="" class="wp-image-1228" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_jam_dinding_3.png 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_jam_dinding_3-300x300.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_jam_dinding_3-150x150.png 150w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_jam_dinding_3-768x768.png 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Mistik jam yang hilang akhirnya terungkap, dan Nenek senang memiliki jam kesayangannya kembali. Kisah ini menunjukkan bagaimana kemampuan pemrograman dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang sistematis dan efisien dalam situasi sehari-hari.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penjelasan Program</h2>



<p>Fungsi <code>urutkanBerdasarkanWaktu</code> menggunakan algoritma pengurutan bubble sort untuk mengatur ulang array string berdasarkan waktu. Algoritma ini membandingkan setiap string dengan string berikutnya dan menukarnya jika tidak dalam urutan yang benar. Pengurutan dilakukan berdasarkan perbandingan lexicographical waktu dalam string, menggunakan fungsi <code><a href="https://www.programiz.com/c-programming/library-function/string.h/strcmp">strcmp</a></code>. Ini menghasilkan array yang diurutkan berdasarkan urutan waktu dari masing-masing kejadian.</p>



<p>Ingin tahu cerita lain tentang Fania? Klik <a href="https://onestringlab.com/tag/fania/">disini</a> untuk kisah lainnya</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/pengurutan-waktu-efektif-dengan-bahasa-c/">Pengurutan Waktu Efektif dengan Bahasa C</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kode Rahasia Fania: Misteri Barisan Angka</title>
		<link>https://onestringlab.com/kode-rahasia-fania-misteri-barisan-angka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Dec 2023 03:40:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[C Language]]></category>
		<category><![CDATA[Fania]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1206</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fania adalah seorang gadis muda yang tinggal di sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh pegunungan. Fania, seorang siswa sekolah menengah yang luar biasa dalam sains &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/kode-rahasia-fania-misteri-barisan-angka/">Kode Rahasia Fania: Misteri Barisan Angka</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Fania adalah seorang gadis muda yang tinggal di sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh pegunungan. Fania, seorang siswa sekolah menengah yang luar biasa dalam sains dan teknologi, memiliki kegemaran khusus: ia senang memecahkan misteri dengan menggunakan kemampuan pemrogramannya.</p>



<p>Suatu hari, guru matematikanya mengumumkan sebuah tantangan khusus di sekolahnya. Selama bertahun-tahun, ada teka-teki yang belum terselesaikan: &#8220;Bagaimana kita bisa mengatur ulang barisan angka sehingga total dari setiap pasangan angka yang berurutan selalu konstan?&#8221; Banyak orang telah bingung dengan teka-teki ini, tetapi Fania merasa sulit.</p>



<p>Setelah kembali ke rumah, Fania mulai mengerjakan sesuatu di laptopnya. Dia menyadari bahwa untuk memecahkan masalah ini, dia harus menulis program dalam Bahasa C yang dapat mengatur ulang barisan angka dan menemukan total konstan antara setiap pasangan angka yang berurutan. Fanya mulai menulis kode:</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="c" class="language-c">#include &lt;stdio.h&gt;

void susunUlang(int arr[], int n) {
    int i, j, temp;
    for (i = 0; i &lt; n - 1; i++) {
        for (j = i + 1; j &lt; n; j++) {
            if (arr[i] + arr[j] == n) {
                temp = arr[j];
                arr[j] = arr[i + 1];
                arr[i + 1] = temp;
                break;
            }
        }
    }
}

int main() {
    int arr[] = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10}; // Contoh barisan angka
    int n = sizeof(arr) / sizeof(arr[0]);
    susunUlang(arr, n);

    printf("Barisan angka yang disusun ulang: ");
    for (int i = 0; i &lt; n; i++) {
        printf("%d ", arr[i]);
    }
    return 0;
}
</code></pre>



<p>Fania akhirnya menemukan solusi setelah banyak percobaan dan penyempurnaan kode. Keesokan harinya, dia membawa hasilnya ke sekolah. Solusi Fania terkesan guru matematikanya, yang memujinya di depan kelas. Fania merasa bangga karena berhasil menyelesaikan teka-teki yang rumit dan menunjukkan bahwa dia bisa menyelesaikan masalah nyata dengan pemrograman. Kisah ini menunjukkan bagaimana kreativitas dan pengetahuan dapat bekerja sama untuk menghasilkan solusi inovatif.</p>



<p>Proses pengaturan ulang terjadi sebagai berikut:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Fungsi memulai dengan angka pertama, yaitu <code>1</code>, dan mencari angka lain yang, jika ditambahkan dengan <code>1</code>, jumlahnya sama dengan <code>10</code> (nilai <code>n</code> dalam kasus ini).</li>



<li>Angka <code>9</code> memenuhi kondisi ini (karena <code>1 + 9 = 10</code>), sehingga <code>9</code> ditukar dengan angka yang berada langsung setelah <code>1</code> dalam barisan, yaitu <code>2</code>.</li>



<li>Selanjutnya, fungsi melanjutkan dengan angka kedua dalam barisan yang baru (sekarang <code>9</code>) dan mencari angka yang, jika ditambahkan dengan <code>9</code>, hasilnya <code>10</code>. Tidak ada angka lain yang memenuhi kondisi ini, jadi tidak ada pertukaran lebih lanjut.</li>



<li>Proses serupa dilakukan untuk setiap angka berikutnya dalam barisan.</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_Misteri-Barisan-Angka.png" alt="" class="wp-image-1207" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_Misteri-Barisan-Angka.png 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_Misteri-Barisan-Angka-300x300.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_Misteri-Barisan-Angka-150x150.png 150w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_Misteri-Barisan-Angka-768x768.png 768w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Hasil akhirnya, [1, 9, 3, 7, 5, 6, 4, 8, 2, 10], merupakan konfigurasi barisan setelah pertukaran berdasarkan kondisi yang ditentukan dalam fungsi.</p>



<p>Ingin tahu cerita lain tentang Fania? Klik <a href="https://onestringlab.com/tag/fania/">disini</a> untuk kisah lainnya</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/kode-rahasia-fania-misteri-barisan-angka/">Kode Rahasia Fania: Misteri Barisan Angka</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rahasia Angka Tersembunyi</title>
		<link>https://onestringlab.com/rahasia-angka-tersembunyi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Dec 2023 01:29:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[C Language]]></category>
		<category><![CDATA[Fania]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1200</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fania, seorang siswi yang cerdas dan berani di sebuah sekolah tua yang penuh misteri, sering mendengar kisah tentang ruangan tersembunyi di perpustakaan sekolahnya. Legenda mengatakan &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/rahasia-angka-tersembunyi/">Rahasia Angka Tersembunyi</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Fania, seorang siswi yang cerdas dan berani di sebuah sekolah tua yang penuh misteri, sering mendengar kisah tentang ruangan tersembunyi di perpustakaan sekolahnya. Legenda mengatakan bahwa ruangan itu mengandung teka-teki matematika yang belum terselesaikan selama berabad-abad. Fania menjadi sangat penasaran dan suatu hari memutuskan untuk mencari ruangan tersebut. Akhirnya, setelah mencari selama berjam-jam, ia menemukan ruangan yang digambarkan, yang tersembunyi di balik rak buku tua.</p>



<p>Fania menemukan meja dengan deret angka yang tampaknya tidak lengkap dan catatan lama yang menyatakan bahwa deret itu adalah kunci untuk membuka kotak misterius di sudut ruangan. Dia menyadari bahwa ia harus menemukan angka yang hilang dalam deret untuk membuka kotak itu. Fania dengan cepat menulis kode dalam Bahasa C di laptopnya, yang selalu dia bawa:</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="c" class="language-c">#include &lt;stdio.h&gt;

int temukanAngkaHilang(int arr[], int n) {
    int total = (n + 1) * (n + 2) / 2;
    for (int i = 0; i &lt; n; i++) {
        total -= arr[i];
    }
    return total;
}

int main() {
    int arr[] = {1, 2, 4, 5, 6}; // Deret angka dari catatan kuno
    int n = sizeof(arr) / sizeof(arr[0]);
    int angkaHilang = temukanAngkaHilang(arr, n);
    printf("Angka yang hilang adalah %d\n", angkaHilang);
    return 0;
}
</code></pre>



<p>Setelah programnya berjalan, Fania menemukan angka yang hilang dan langsung memasukkannya ke dalam kombinasi kunci di kotak misterius tersebut. Ketika kotak itu terbuka, sebuah buku tua terbuka yang mengandung rahasia terdalam tentang sejarah sekolah yang gelap dan penuh misteri.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_rahasia_angka_hilang.png" alt="" class="wp-image-1202" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_rahasia_angka_hilang.png 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_rahasia_angka_hilang-300x300.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_rahasia_angka_hilang-150x150.png 150w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/12/fania_rahasia_angka_hilang-768x768.png 768w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Dengan buku rahasia di tangannya, Fania merasa seolah-olah dia telah menjadi bagian dari sejarah sekolah yang telah terlupakan untuk waktu yang lama. Fania memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang matematika dan pemrograman sebagai hasil dari pengalaman ini. Selain itu, pengalaman ini membawa dia ke dalam cerita misteri sekolah yang selama ini hanya menjadi legenda. Cerita ini menunjukkan betapa keberanian dan pengetahuan dapat membawa ke rahasia dan penemuan yang tidak diduga.</p>



<p>Ingin tahu cerita lain tentang Fania? Klik <a href="https://onestringlab.com/tag/fania/">disini</a> untuk kisah lainnya</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/rahasia-angka-tersembunyi/">Rahasia Angka Tersembunyi</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Data Science &#8211; Random Forest Untuk Modeling Data Kapal Titanic (Bagian 4)</title>
		<link>https://onestringlab.com/random-forest-modeling-data-kapal-titanic/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2023 10:17:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[Data Science]]></category>
		<category><![CDATA[Pandas]]></category>
		<category><![CDATA[Python]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Artikel ini akan membahas mengenai proses modeling untuk data kapal Titanic menggunakan metode Random Forrest. Proses yang akan dilakukan adalah melatih model Machine Learning dan &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/random-forest-modeling-data-kapal-titanic/">Belajar Data Science &#8211; Random Forest Untuk Modeling Data Kapal Titanic (Bagian 4)</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Artikel ini akan membahas mengenai proses modeling untuk data kapal Titanic menggunakan metode Random Forrest. Proses yang akan dilakukan adalah melatih model Machine Learning dan membandingkan hasilnya. Perhatikan bahwa karena kumpulan data tidak menyediakan label untuk kumpulan pengujiannya, maka perlu menggunakan prediksi pada kumpulan pelatihan untuk membandingkan algoritma satu sama lain. Selanjutnya, akan menggunakan cross validation untuk mendapatkan hasil pembelajaran yang lebih akurat.</p>



<p>Artikel ini merupakan kelanjutan dari <a href="https://onestringlab.com/belajar-data-science-preprocessing-data-kapal-titanic/">Belajar Data Science – Preprocessing Data Kapal Titanic (Bagian 3)</a>. Silahkan baca artikelnya sebelumnya melanjutkan. Data kapal Titanic dapat di akses melalui situs&nbsp;<strong><a href="https://www.kaggle.com/competitions/titanic/code" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kaggle</a></strong>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Import Pustaka</h2>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">from sklearn.ensemble import RandomForestClassifier
from sklearn.model_selection import cross_val_score
from sklearn.model_selection import cross_val_predict
from sklearn.metrics import confusion_matrix,precision_score
from sklearn.metrics import recall_score,f1_score, roc_auc_score</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Modeling</h2>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">X_train = train_df.drop('Survived', axis=1)
Y_train = train_df['Survived']
X_test = test_df.drop('PassengerId', axis=1)</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Random forest</h2>



<p>Random Forest adalah supervised learning algorithm. Random Forest membangun beberapa pohon keputusan dan menggabungkannya untuk mendapatkan prediksi yang lebih akurat dan stabil. Satu keuntungan besar dari Random Forest adalah dapat digunakan untuk masalah klasifikasi dan regresi, yang membentuk sebagian besar sistem pembelajaran mesin saat ini. Dengan beberapa pengecualian, pengklasifikasi Random Forest memiliki semua hyperparameter dari pengklasifikasi pohon keputusan dan juga semua hyperparameter dari pengklasifikasi bagging, untuk mengontrol ansambel itu sendiri.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">random_forest = RandomForestClassifier(n_estimators=100)
random_forest.fit(X_train, Y_train)

Y_prediction = random_forest.predict(X_test)

random_forest.score(X_train, Y_train)
acc_random_forest = round(random_forest.score(X_train, Y_train)* 100, 2)

results = pd.DataFrame({
    'Model' : ['Random Forest'],
    'Score' : [acc_random_forest]
})
results</code></pre>



<p>hasil dari kode diatas adalah</p>



<pre class="wp-block-code"><code class="">Random Forest	90.68</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">K-Fold Cross Validation</h2>



<p>Bagaimana kinerja Random Forest saat digunakan validasi silang. K-Fold Cross Validation secara acak membagi data pelatihan menjadi subset K yang disebut folds. Bayangkan data akan dibagi menjadi 10 folds (K = 10). Model Random Forest yang akan dilatih dan dievaluasi 10 kali, menggunakan folds yang berbeda untuk evaluasi setiap saat, sementara itu akan dilatih pada 9 folds lainnya. Oleh karena itu output array dengan 10 skor yang berbeda.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">random_forest = RandomForestClassifier(n_estimators=100)
scores = cross_val_score(random_forest, X_train, Y_train, cv=10, scoring = "accuracy")
print("Scores:", scores)
print("Mean:", scores.mean())
print("Standard Deviation:", scores.std())</code></pre>



<p>hasil dari kode program tersebut adalah</p>



<pre class="wp-block-code"><code class="">Scores: [0.74444444 0.80898876 0.73033708 0.84269663 0.88764045 0.85393258
 0.83146067 0.78651685 0.85393258 0.79775281]
Mean: 0.8137702871410737
Standard Deviation: 0.04756243170100532</code></pre>



<p>Ini terlihat jauh lebih realistis dari sebelumnya. Model memiliki akurasi rata-rata 81% dengan standar deviasi 4,7%. Deviasi standar menunjukkan seberapa tepat estimasi tersebut. Ini berarti hasil pembelajaran keakuratan model dapat berbeda + — 4,7%. Karena akurasinya cukup bagus dan Random Forest adalah model yang mudah digunakan. Untuk meningkatkan kinerjanya lebih jauh lagi sebagai berikut</p>



<h2 class="wp-block-heading">Hyperparameter Tuning</h2>



<p>Untuk meningkatkan kinerjanya dapat dilakukan hyperparameter tunning. Sekarang telah dimiliki model yang tepat, proses mengevaluasi kinerjanya dapat mulai dengan cara yang lebih akurat. Sebelumnya hanyadiggunakan akurasi dan skor oob, yang merupakan bentuk lain dari akurasi.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">random_forest = RandomForestClassifier(criterion='gini',
                                       min_samples_leaf=1,
                                       min_samples_split=10,
                                       n_estimators=100,
                                       max_features='auto',
                                       oob_score=True, 
                                       random_state = 1,
                                       n_jobs=-1)

random_forest.fit(X_train, Y_train)
Y_prediction = random_forest.predict(X_test)

random_forest.score(X_train, Y_train)

print("obb score:", round(random_forest.oob_score_,4)*100, "%")</code></pre>



<p>keluaran dari kode program diatas adalah</p>



<pre class="wp-block-code"><code class="">obb score: 83.73 %</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Confusion Matrix</h2>



<p>Baris pertama adalah tentang prediksi tidak selamat: 487 penumpang diklasifikasikan dengan benar sebagai tidak selamat (disebut true negatives) dan 62 salah diklasifikasikan sebagai tidak selamat (false positives). Baris kedua adalah tentang prediksi selamat: 98 penumpang salah diklasifikasikan selamat (false negatives) dan 2446 benar diklasifikasikan sebagai selamat (true positives).Confusion matrix memberi banyak informasi tentang seberapa baik model yang dihasilkan, tetapi ada cara untuk mendapatkan lebih banyak lagi, seperti menghitung ketepatan pengklasifikasi.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">predictions = cross_val_predict(random_forest, X_train, Y_train, cv=3)
confusion_matrix(Y_train, predictions)</code></pre>



<p>keluaran kode program diatas</p>



<pre class="wp-block-code"><code class="">array([[487,  62],
       [ 98, 244]])</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Precision and Recall</h2>



<p>Model telah memprediksi 79% kelangsungan hidup penumpang dengan benar (presisi). Penarikan itu memberi tahu bahwa imeramalkan kelangsungan hidup 71% orang yang benar-benar selamat.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">print("Precision:", precision_score(Y_train, predictions))
print("Recall:", recall_score(Y_train, predictions))</code></pre>



<p>keluaran dari kode program diatas</p>



<pre class="wp-block-code"><code class="">Precision: 0.7973856209150327
Recall: 0.7134502923976608</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">F-Score</h2>



<p>Precision and Recall dapat digabungkan menjadi satu nilai, yang disebut F-Score. F-Score dihitung dengan rata-rata harmonik Precision and Recall. Perhatikan bahwa ini memberikan lebih banyak bobot pada nilai rendah. Akibatnya, pengklasifikasi hanya akan mendapatkan F-Score tinggi, jika Precision and Recall tinggi.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">f1_score(Y_train, predictions)</code></pre>



<p>keluaran dari kode program diatas adalah</p>



<pre class="wp-block-code"><code class="">0.7530864197530864</code></pre>



<p>F-score menunjukkan angka 75%. Skornya tidak terlalu tinggi, karena kami memiliki recall sebesar 71%. Sayangnya, F-score tidak sempurna, karena mendukung pengklasifikasi yang memiliki precision and recall yang serupa. Ini adalah masalah, karena terkadang diinginkan precision dan recall yang tinggi. Masalahnya adalah precision yang meningkat, terkadang menghasilkan perolehan yang menurun pada recall dan sebaliknya (depending on the threshold). Ini disebut tradeoff precision/penarikan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan</h2>



<p>Data kapal Titanic telah dilatih menggunakan model random forest, mengambil dan menerapkan cross validation pada model tersebut. Kemudian dibahas cara kerja random forest dan menyesuaikan kinerjanya dengan mengoptimalkan nilai hyperparameternya. Terakhir, ditunjukkan confusion matrix dan menghitung precision, recall and f-score.</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/random-forest-modeling-data-kapal-titanic/">Belajar Data Science &#8211; Random Forest Untuk Modeling Data Kapal Titanic (Bagian 4)</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Data Science &#8211; Preprocessing Data Kapal Titanic (Bagian 3)</title>
		<link>https://onestringlab.com/belajar-data-science-preprocessing-data-kapal-titanic/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2023 23:21:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[Data Science]]></category>
		<category><![CDATA[Pandas]]></category>
		<category><![CDATA[Python]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1150</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pada artikel ini akan dilakukan proses mengelola data kapal Titanic. Proses pengelolaannya, pertama adalah melakukan drop pada kolom yang dinilai tidak memiliki pengaruh pada proses &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/belajar-data-science-preprocessing-data-kapal-titanic/">Belajar Data Science &#8211; Preprocessing Data Kapal Titanic (Bagian 3)</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pada artikel ini akan dilakukan proses mengelola data kapal Titanic. Proses pengelolaannya, pertama adalah melakukan drop pada kolom yang dinilai tidak memiliki pengaruh pada proses berikutnya. Kedua, mengisi data yang kosong dan yang terakhir adalah mengelompokkan data yang ada. Proses ini merupakan kelanjutan dari artikel <a href="https://onestringlab.com/visualisasi-data-penjualan/">Belajar Data Science – Visualisasi Data Penjualan</a> dan <a href="https://onestringlab.com/visualisasi-data-kapal-titanic/">Belajar Data Science – Visualisasi Data Histogram – Mengeksplorasi Data Kapal Titanic (Bagian 2)</a>. Data kapal Titanic dapat di akses melalui situs&nbsp;<strong><a href="https://www.kaggle.com/competitions/titanic/code" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kaggle</a></strong>.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Import Pustaka</h2>



<p>Melakukan import pustaka yang dibutuhkan yaitu pandas dan numpy.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">import pandas as pd
import numpy as np</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Mengambil data</h2>



<p>Data akan diambil dari github yang disiapkan oleh tim&nbsp;<a href="http://onestringlab.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Onestring Lab</strong></a>. Data akan disimpan dalam bentuk Pandas dataframe. Penjelasan mengenai Pandas dataframe dapat dipelajari pada bagian&nbsp;<a href="https://onestringlab.com/tag/data-science/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Data Science</strong></a>. Berikut ini kode program untuk mengambil data dari github Onestring Lab. Data yang akan digunakan adalah data train.csv dan test.csv.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">train_df = pd.read_csv('https://raw.githubusercontent.com/Onestringlab/osl_datascience/main/data/titanic/train.csv')
train_df.head()</code></pre>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="177" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-1024x177.png" alt="" class="wp-image-1152" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-1024x177.png 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-300x52.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-768x133.png 768w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-1400x242.png 1400w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image.png 1402w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Data Kapal Titanic &#8211; train.csv</figcaption></figure>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">test_df  = pd.read_csv('https://raw.githubusercontent.com/Onestringlab/osl_datascience/main/data/titanic/test.csv')
test_df.head()</code></pre>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="205" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-1-1024x205.png" alt="" class="wp-image-1153" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-1-1024x205.png 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-1-300x60.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-1-768x154.png 768w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-1.png 1186w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Data Kapal Titanic &#8211; test.csv</figcaption></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Menghapus Beberapa Kolom Data</h2>



<p>Pada data kapal Titanic terdapat beberapa kolom yang perlu dihilangkan. Ini dikarenakan data tersebut bersifat unik. Kolom data tersebut adalah Passenger Id, Name, Ticket dan Cabin.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">train_df['Ticket'].describe()</code></pre>



<p>Terlihat bahwa dari 891 data terdapat 681 data unik.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">count        891
unique       681
top       347082
freq           7
Name: Ticket, dtype: object</code></pre>



<p>Berikut ini adalah perintah drop untuk beberapa kolom tersebut.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">train_df = train_df.drop(['Ticket'], axis=1)
test_df  = test_df.drop(['Ticket'], axis=1)
train_df = train_df.drop(['PassengerId'], axis=1)
test_df  = test_df.drop(['PassengerId'], axis=1)
train_df = train_df.drop(['Name'], axis=1)
test_df  = test_df.drop(['Name'], axis=1)
train_df = train_df.drop(['Cabin'], axis=1)
test_df  = test_df.drop(['Cabin'], axis=1)</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Mengecek Data Yang Hilang</h2>



<p>Berikut ini adalah proses untuk mengetahui data mana saja yang hilang.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">row = train_df.shape[0]
total = train_df.isnull().sum().sort_values(ascending=False)
presentase = ((train_df.isnull().sum()/row)*100).sort_values(ascending=False)
presentase = round(presentase,2)
dt_missing = list(zip(total,presentase))
train_df_missing = pd.concat([total,presentase],axis=1,keys=['Total','%'])
train_df_missing</code></pre>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="241" height="432" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-2.png" alt="" class="wp-image-1154" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-2.png 241w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-2-167x300.png 167w" sizes="auto, (max-width: 241px) 100vw, 241px" /></figure>
</div>


<h2 class="wp-block-heading">Menggabungan Data Train dan Test</h2>



<p>Berikut ini akan menggabungkan data Train dan Test dalam bentuk array.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">data = [train_df,test_df]</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Mengisi Data Kosong Pada Kolom Age</h2>



<p>Untuk  data kosong pada kolom Age akan diisi angka random diantara mean &#8211; stdeviasi dan mean+ stdeviasi. Berikut ini kode programnya.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">train_df['Age'].isnull().sum()

for dataset in data:
  mean = train_df['Age'].mean()
  std = train_df['Age'].std()
  is_null = dataset['Age'].isnull().sum()
  rand_age = np.random.randint(mean-std,mean+std, size= is_null)
  age_slice = dataset['Age'].copy()
  age_slice[np.isnan(age_slice)] = rand_age
  dataset['Age'] = age_slice
  dataset['Age'] = train_df['Age'].astype(int)

train_df['Age'].isnull().sum()</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Mengisi Data Kosong Pada Kolom Embarked</h2>



<p>Untuk  data kosong pada kolom Embarked akan diisi dengan huruf &#8216;S&#8217; dikarenakan data tersebut paling banyak pada kolom tersebut. Berikut ini kode programnya.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">for dataset in data:
  dataset['Embarked'] = dataset['Embarked'].fillna('S')</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Mengisi Data Kosong Pada Kolom Fare</h2>



<p>Untuk  data kosong pada kolom Fare akan diisi dengan angka 0. Berikut ini kode programnya.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">for dataset in data:
  dataset['Fare'] = dataset['Fare'].fillna(0)
  dataset['Fare'] = dataset['Fare'].astype(int)
</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Mengubah Data Pada Kolom Sex dan Embarked</h2>



<p>Proses pembelajaran machine learning hanya mengenal angka. Ini mengharuskan melakukan perubahan data string kedalam bentuk bilangan. Kolom Sex yang berisi male dan female akan diubah kedalam bentuk 1 dan 2. Sedangkan kolom Embarked S, C dan Q berubah menjadi 0,1 dan 2. Berikut ini kode programnya.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">genders = {"male" : 0, "female" :1}
for dataset in data:
  dataset['Sex'] = dataset['Sex'].map(genders)</code></pre>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">ports = {"S":0, "C":1, "Q":2}
for dataset in data:
  dataset['Embarked'] = dataset['Embarked'].map(ports)</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Mengompokan Data Kolom Age</h2>



<p>Data pada kolom Age sifatnya hampir mendekati unik. Ini kurang baik untuk proses pembelajaran. Hal yang harus dilakukan adalah mengelompokkkanya dalam bentuk range umur. Pada kolom Fare juga akan dilakukan proses yang sama. Berikut ini kode programnya.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">for dataset in data:
  dataset['Age'] = dataset["Age"].astype(int)
  dataset.loc[dataset['Age'] &lt;=11, 'Age']=0
  dataset.loc[(dataset['Age'] &gt;11) &amp; (dataset['Age'] &lt;=18), 'Age']=1
  dataset.loc[(dataset['Age'] &gt;18) &amp; (dataset['Age'] &lt;=22), 'Age']=2
  dataset.loc[(dataset['Age'] &gt;22) &amp; (dataset['Age'] &lt;=27), 'Age']=3
  dataset.loc[(dataset['Age'] &gt;27) &amp; (dataset['Age'] &lt;=33), 'Age']=4
  dataset.loc[(dataset['Age'] &gt;33) &amp; (dataset['Age'] &lt;=40), 'Age']=5
  dataset.loc[(dataset['Age'] &gt;40) &amp; (dataset['Age'] &lt;=66), 'Age']=6
  dataset.loc[(dataset['Age'] &gt;66), 'Age']=6</code></pre>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">for dataset in data:
  dataset.loc[dataset['Fare'] &lt;=7.91, 'Fare']=0
  dataset.loc[(dataset['Fare'] &gt;=7.91) &amp; (dataset['Fare'] &lt;=14.454), 'Fare']=1
  dataset.loc[(dataset['Fare'] &gt;14.454) &amp; (dataset['Fare'] &lt;=31), 'Fare']=2
  dataset.loc[(dataset['Fare'] &gt;31) &amp; (dataset['Fare'] &lt;=99), 'Fare']=3
  dataset.loc[(dataset['Fare'] &gt;99) &amp; (dataset['Fare'] &lt;=250), 'Fare']=4
  dataset.loc[dataset['Fare'] &gt;250, 'Fare']=5</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Membuat Kolom Baru</h2>



<p>Untuk proses machine learning dinilai perlu membuat kolom baru yang merupakan hasil kombinasi dari kolom yang sudah ada. Berikut ini kode programnya.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">for dataset in data:
    dataset['relatives'] = dataset['SibSp'] + dataset['Parch']
    dataset.loc[dataset['relatives'] &gt; 0, 'not_alone'] = 0
    dataset.loc[dataset['relatives'] == 0, 'not_alone'] = 1
    dataset['not_alone'] = dataset['not_alone'].astype(int)</code></pre>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">for dataset in data:
  dataset['Age_Class'] = dataset['Age'] * dataset['Pclass']</code></pre>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">for dataset in data:
  dataset['Fare_Per_Person'] = dataset['Fare']/(dataset['relatives']+1)
  dataset['Fare_Per_Person'] = dataset['Fare_Per_Person'].astype(int)</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Hasil Preprocessing Data Kapal Titanic</h2>



<p>Berikut ini adalah hasil data terakhir setelah dilakukan proses manipulasi.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">train_df.head(10)</code></pre>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="406" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-3-1024x406.png" alt="" class="wp-image-1156" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-3-1024x406.png 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-3-300x119.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-3-768x304.png 768w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-3.png 1060w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Hasil Preprocessing Data Train Kapal Titanic</figcaption></figure>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">test_df.head(10)</code></pre>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="397" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-4-1024x397.png" alt="" class="wp-image-1157" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-4-1024x397.png 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-4-300x116.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-4-768x298.png 768w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/02/image-4.png 1090w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Hasil Preprocessing Data Test Kapal Titanic</figcaption></figure>



<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan Preprocessing Data Kapal Titanic</h2>



<p>Proses pengelolaan data merupakan hal terpenting sebelum dilakukan proses pembelajaran. Jika proses ini tidak dilakukan dengan benar dan tepat maka proses pembelajaran tidak ada menghasilkan  model yang baik dan bisa digunakan.</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/belajar-data-science-preprocessing-data-kapal-titanic/">Belajar Data Science &#8211; Preprocessing Data Kapal Titanic (Bagian 3)</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Bahasa C &#8211; Menjumlahkan Array</title>
		<link>https://onestringlab.com/belajar-bahasa-c-menjumlahkan-array/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2023 10:55:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[C Language]]></category>
		<category><![CDATA[Fania]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1134</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fania menemukan ijazah tua di gudang rumahnya. Ijazah itu adalah milik dari kakeknya yang merupakan seorang penyihir terhebat di jamanya. Ijazah memiliki keanehan yaitu tulisan &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/belajar-bahasa-c-menjumlahkan-array/">Belajar Bahasa C &#8211; Menjumlahkan Array</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Fania menemukan ijazah  tua  di gudang rumahnya. Ijazah itu adalah milik dari kakeknya yang merupakan seorang penyihir terhebat di jamanya. Ijazah memiliki keanehan yaitu tulisan dan angkanya hanya akan nampak kalau terkena sinar bulan purnama. Saat bulan purnama tiba, Fania dapat melihat tulisan dan angka pada ijazah tersebut. Namun, ijazah tersebut tidaklah sepenuhnya utuh sehingga pada bagian rata-rata dari nilai ijazah tersebut tidak ada. Fania penasaran berapa rata-rata nilai dari ijazah kakeknya tersebut. Yuk, bantu Fania mengetahui nilai rata-rata ijazah kakeknya. </p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="327" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-8.png" alt="" class="wp-image-1139" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-8.png 700w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-8-300x140.png 300w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption class="wp-element-caption">Tempat kuliah kakeknya Fania</figcaption></figure>
</div>


<h2 class="wp-block-heading">Input Data</h2>



<p>Input yang pertama adalah variabel N yang berguna untuk menetukan jumlah data yang akan dimasukkan. Selanjutnya, memasukkan nilai pada array sesuai jumlah data yang ditentukan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Output Data</h2>



<p>Output berupa hasil penjumlahan dari seluruh bilangan yang terdapat pada array.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kode Program Menjumlahkan Array</h2>



<p>Berikut ini adalah kode programnya menggunakan bahasa C.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="csharp" class="language-csharp">#include &lt;stdio.h>

int main()
{
  int n, i, jum;
  printf("Banyak Data: ");
  scanf("%d", &amp;n);

  int data[n];

  for (i = 0; i &lt; n; i++)
  {
    printf("Data-%d: ", i + 1);
    scanf("%d", &amp;data[i]);
  }

  jum = 0;
  for (i = 0; i &lt; n; i++)
  {
    jum = jum + data[i];
  }

  printf("Jumlah: %d", jum);
}</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Keluaran Program Menjumlahkan Array</h2>



<p>Berikut ini dalah keluaran dari kode program menjumlahkan array.</p>



<pre class="wp-block-code"><code class="">Banyak Data: 8
Data-1: 84
Data-2: 75
Data-3: 67
Data-4: 43
Data-5: 76
Data-6: 45
Data-7: 73
Data-8: 53
Jumlah: 516</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Tentang Fania</h2>



<p>Ingin tahu cerita lain tentang Fania? Klik&nbsp;<a href="https://onestringlab.com/tag/fania/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>disini&nbsp;</strong></a>untuk kisah lainnya</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/belajar-bahasa-c-menjumlahkan-array/">Belajar Bahasa C &#8211; Menjumlahkan Array</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Bahasa C &#8211; Menghitung Luas Lingkaran, Segi Tiga dan Persegi Panjang</title>
		<link>https://onestringlab.com/menghitung-luas-lingkaran-segi-tiga-persegi-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2023 08:28:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[C Language]]></category>
		<category><![CDATA[Fania]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1070</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fania sedang kedatangan sepupunya yang masih kecil. Sepupunya itu adalah anak kecil yang nakal, terlebih Fania bukanlah tipe orang yang menyukai anak kecil. Selain itu, &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/menghitung-luas-lingkaran-segi-tiga-persegi-panjang/">Belajar Bahasa C &#8211; Menghitung Luas Lingkaran, Segi Tiga dan Persegi Panjang</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Fania sedang kedatangan sepupunya yang masih kecil. Sepupunya itu adalah anak kecil yang nakal, terlebih Fania bukanlah tipe orang yang menyukai anak kecil. Selain itu, sepupunya juga membawa pekerjaan rumah dari sekolahnya. Pekerjaan rumahnya mengenai matematika yaitu menghitung luas lingkaran, segi tiga dan persegi panjang. Sepupunya meminta Fania untuk membantu mengerjakannya. Fania merasa kesal dan rasanya ingin sekali menyihir sepupunya itu agar tertidur saja. Supaya Fania tidak jadi menyihir sepupunya, yuk bantu dia membuat program menghitung luas lingkaran, segi tiga dan persegi panjang. </p>



<p>Rumus dari ketiga bangun datar tersebut dapat di lihat pada artikel  <a href="https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20220908082637-569-865218/rumus-luas-8-bangun-datar-beserta-contoh-soalnya" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Rumus Luas 8 Bangun Datar Beserta Contoh Soalnya</a>.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/lingkaran-segi-tiga-segi-empat.png" alt="" class="wp-image-1076" width="512" height="512" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/lingkaran-segi-tiga-segi-empat.png 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/lingkaran-segi-tiga-segi-empat-300x300.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/lingkaran-segi-tiga-segi-empat-150x150.png 150w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/lingkaran-segi-tiga-segi-empat-768x768.png 768w" sizes="auto, (max-width: 512px) 100vw, 512px" /><figcaption class="wp-element-caption">Menghitung luas lingkaran, segi tiga dan persegi panjang</figcaption></figure>
</div>


<h2 class="wp-block-heading">Input Program</h2>



<p>Tampilan pertama akan menampilkan menu untuk memilih luas bangun yang akan dihitung. Selanjutnya perhitungan luas untuk bangunan tersebut.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Output Program </h2>



<p>Keluaran dari program adalah hasil perhitungan dari luas bangun datar yang dipilih.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kode Program</h2>



<pre class="wp-block-code"><code lang="csharp" class="language-csharp">#include &lt;stdio.h&gt;
#include &lt;stdlib.h&gt;

int main()
{
  int i, co;
  float ri, pa, le, lu;

  do
  {
    system("cls");
    printf("Menu :\n");
    printf("1. Luas Lingkaran\n");
    printf("2. Luas Segi Tiga\n");
    printf("3. Luas Persegi Panjang\n");
    printf("4. Keluar\n");
    printf("Pilihan : ");
    scanf("%d", &amp;co);

    if (co == 1)
    {
      printf("Panjang jari-jari lingkaran = ");
      scanf("%f", &amp;ri);
      lu = 3.14 * ri * ri;
      printf("Luas lingkaran = %.2f\n", lu);
      printf("Tekan Enter!");
      getchar();
    }
    else if (co == 2)
    {
      printf("Panjang segi tiga = ");
      scanf("%f", &amp;pa);
      printf("Tinggi segi tiga = ");
      scanf("%f", &amp;le);
      lu = 0.5 * pa * le;
      printf("Luas segi tiga = %.2f\n", lu);
      printf("Tekan Enter!");
      getchar();
    }
    else if (co == 3)
    {
      printf("Panjang persegi panjang = ");
      scanf("%f", &amp;pa);
      printf("Tinggi persegi panjang = ");
      scanf("%f", &amp;le);
      lu = pa * le;
      printf("Luas persegi panjang = %.2f\n", lu);
      printf("Tekan Enter!");
      getchar();
    }
    getchar();
  } while (co != 4);

  return 0;
}</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Keluaran Program</h2>



<pre class="wp-block-code"><code class="">Menu :
1. Luas Lingkaran
2. Luas Segi Tiga
3. Luas Persegi Panjang
4. Keluar
Pilihan : 1
Panjang jari-jari lingkaran = 10
Luas lingkaran = 314.00
Tekan Enter!
Menu :
1. Luas Lingkaran
2. Luas Segi Tiga
3. Luas Persegi Panjang
4. Keluar
Pilihan : 2
Panjang segi tiga = 10
Tinggi segi tiga = 5
Luas segi tiga = 25.00
Tekan Enter!
Menu :
1. Luas Lingkaran
2. Luas Segi Tiga
3. Luas Persegi Panjang
4. Keluar
Pilihan : 3
Panjang persegi panjang = 5
Tinggi persegi panjang = 7
Luas persegi panjang = 35.00
Tekan Enter!
Menu :
1. Luas Lingkaran
2. Luas Segi Tiga
3. Luas Persegi Panjang
4. Keluar
Pilihan : 4</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Tentang Fania</h2>



<p>Ingin tahu cerita lain tentang Fania? Klik&nbsp;<a href="https://onestringlab.com/tag/fania/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>disini&nbsp;</strong></a>untuk kisah lainnya</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/menghitung-luas-lingkaran-segi-tiga-persegi-panjang/">Belajar Bahasa C &#8211; Menghitung Luas Lingkaran, Segi Tiga dan Persegi Panjang</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Data Science &#8211; Visualisasi Data Histogram &#8211; Mengeksplorasi Data Kapal Titanic (Bagian 2)</title>
		<link>https://onestringlab.com/visualisasi-data-kapal-titanic/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 09:23:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[Data Science]]></category>
		<category><![CDATA[Pandas]]></category>
		<category><![CDATA[Python]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1055</guid>

					<description><![CDATA[<p>Visualisasi data adalah sesuatu yang sangat penting agar pembaca dapat memahami data secara lebih baik. Ini merupakan lanjutan dari pembahasan mengeksplorasi data kapal Titanic bagian &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/visualisasi-data-kapal-titanic/">Belajar Data Science &#8211; Visualisasi Data Histogram &#8211; Mengeksplorasi Data Kapal Titanic (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Visualisasi data adalah sesuatu yang sangat penting agar pembaca dapat memahami data secara lebih baik. Ini merupakan lanjutan dari pembahasan <a href="https://onestringlab.com/mengeksplorasi-data-kapal-titanic/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">mengeksplorasi data kapal Titanic bagian 1</a>. Artikel ini akan berfokus untuk proses visualisasi dari kumpulan data yang ada. Data kapal Titanic dapat di akses melalui situs <strong><a href="https://www.kaggle.com/competitions/titanic/code" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kaggle</a></strong>. </p>



<p>Diagram yang digunakan pada proses visualisasi kali ini adalah Histogram. Dalam bidang statistik, histogram adalah tampilan grafis dari tabel frekuensi yang diwakili oleh grafik batang sebagai bentuk dari pengelompokan data. Setiap tampilan batang menunjukkan proporsi frekuensi di setiap kelompok kategori yang berdekatan pada interval yang tidak tumpang tindih.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Mengambil data</h2>



<p>Data  akan diambil dari github yang disiapkan oleh tim <a href="http://onestringlab.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Onestring Lab</strong></a>. Data akan disimpan dalam bentuk Pandas dataframe. Penjelasan mengenai Pandas dataframe dapat dipelajari pada bagian <a href="https://onestringlab.com/tag/data-science/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Data Science</strong></a>. Berikut ini kode program untuk mengambil data dari github Onestring Lab.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">import pandas as pd

df = pd.read_csv('https://raw.githubusercontent.com/Onestringlab/osl_datascience/main/data/titanic/train.csv')
df.head()</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Histogram Visualisasi Data Kapal Titanic</h2>



<p>Bagian ini akan melihat hubungan antara kelompok umur dan jenis kelamin dengan jumlah penumpang yang selamat. Diagram yang akan digunakan pada visualisasi ini adalah Histogram. Berikut ini adalah kode programnya. </p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">import matplotlib.pyplot as plt

data_age_survived =df[['Sex','Age','Survived']].copy()
data_age_survived =df[['Sex','Age','Survived']].copy()
data_male_0 = data_age_survived.loc[(data_age_survived['Sex'] == 'male') &amp; 
                                    (data_age_survived['Survived'] == 0)].copy()
data_male_0 = data_male_0.dropna()

data_male_1 = data_age_survived.loc[(data_age_survived['Sex'] == 'male') &amp; 
                                    (data_age_survived['Survived'] == 1)].copy()
data_male_1 = data_male_1.dropna()

fig = plt.figure(figsize=(12,8))
plt.hist(data_male_0['Age'],40, color ='orange', alpha = 0.7, label = "Not Survived")
plt.hist(data_male_1['Age'],40, color ='blue', alpha = 0.7, label = "Survived")
plt.title('Male')
plt.xlabel('Age')
plt.ylabel('Survived')
plt.legend()
plt.show() </code></pre>



<p>Keluaran dari kode program ditunjukkan pada gambar berikut ini</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-6.png" alt="" class="wp-image-1059" width="673" height="452" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-6.png 897w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-6-300x202.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-6-768x516.png 768w" sizes="auto, (max-width: 673px) 100vw, 673px" /><figcaption class="wp-element-caption">Histogram Rentang Umur Penumpang Laki-laki</figcaption></figure>
</div>


<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">data_female_0 = data_age_survived.loc[(data_age_survived['Sex'] == 'female') &amp; 
                                    (data_age_survived['Survived'] == 0)].copy()
data_female_0 = data_female_0.dropna()

data_female_1 = data_age_survived.loc[(data_age_survived['Sex'] == 'female') &amp; 
                                    (data_age_survived['Survived'] == 1)].copy()
data_female_1 = data_female_1.dropna()

fig = plt.figure(figsize=(12,8))
plt.hist(data_female_0['Age'],40, color ='orange', alpha = 0.7, label = "Not Survived")
plt.hist(data_female_1['Age'],40, color ='blue', alpha = 0.7, label = "Survived")
plt.title('Female')
plt.xlabel('Age')
plt.ylabel('Survived')
plt.legend()
plt.show() </code></pre>



<p>Keluaran dari kode program ditunjukkan pada gambar berikut ini</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-7.png" alt="" class="wp-image-1060" width="692" height="455" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-7.png 922w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-7-300x198.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-7-768x506.png 768w" sizes="auto, (max-width: 692px) 100vw, 692px" /><figcaption class="wp-element-caption">Histogram Rentang Umur Penumpang Perempuan</figcaption></figure>
</div>


<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan</h2>



<p>Visualisasi data dapat memberikan pemahaman yang lebih baik daripada data ditampilkan dalam bentuk tabel. Histogram menunjukkan bahwa penumpang wanita dengan rentang usia 20-40 tahun  memilki kemungkinan yang tinggi untuk selamat dari kecelakan kapal Titanic dan juga terlihat bahwa pada rentang usia tersebutlah baik penumpang laki-laki atau perempuan yang paling banyak selamat.</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/visualisasi-data-kapal-titanic/">Belajar Data Science &#8211; Visualisasi Data Histogram &#8211; Mengeksplorasi Data Kapal Titanic (Bagian 2)</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Bahasa C &#8211; Kutukan Sihir Bilangan Prima</title>
		<link>https://onestringlab.com/kutukan-sihir-bilangan-prima/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2023 06:55:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[C Language]]></category>
		<category><![CDATA[Fania]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1042</guid>

					<description><![CDATA[<p>Fania kali ini perlu menentukan bilangan prima dari 1 bulan kalendar dikarenakan saudara sepupunya terkena sihir oleh seorang dukun jahat dari kampung lain. Dia mengetahui &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/kutukan-sihir-bilangan-prima/">Belajar Bahasa C &#8211; Kutukan Sihir Bilangan Prima</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Fania kali ini perlu menentukan bilangan prima dari 1 bulan kalendar dikarenakan saudara sepupunya terkena sihir oleh seorang dukun jahat dari kampung lain. Dia mengetahui cara menghilangkan sihir ini, yaitu dengan cara mandi bunga 7 rupa setiap tanggal yang berangka bilangan prima. Selanjutnya, dicobanya untuk  memberi tanda pada kalendar yang memiliki tanggal berangka bilangan prima. Namun, Fania nampaknya kebingungan saat melakukannya, maukah kamu membantunya membuat program untuk mengetahui tanggal berangka bilangan prima?</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/buah-gubuk-tua-di-tengah-hutan-di-malam-hari.png" alt="" class="wp-image-1046" width="512" height="512" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/buah-gubuk-tua-di-tengah-hutan-di-malam-hari.png 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/buah-gubuk-tua-di-tengah-hutan-di-malam-hari-300x300.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/buah-gubuk-tua-di-tengah-hutan-di-malam-hari-150x150.png 150w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/buah-gubuk-tua-di-tengah-hutan-di-malam-hari-768x768.png 768w" sizes="auto, (max-width: 512px) 100vw, 512px" /><figcaption class="wp-element-caption">Rumah dukun pengirim sihir ke sepupu Fania</figcaption></figure>
</div>


<p>DIKUTIP dari <strong><a href="http://Wikipedia.org" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Wikipedia.org</a></strong>, dalam matematika, bilangan prima adalah bilangan asli yang lebih besar dari angka 1, yang faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri. </p>



<h2 class="wp-block-heading">Input Menentukan Bilangan Prima</h2>



<p>Terdapat 2 angka input yaitu bilangan pertama dan kedua. Bilangan pertama mewakili awal dari sebuah deret bilangan prima dan bilangan kedua  merupakan akhir dari dari deret tersebut</p>



<h2 class="wp-block-heading">Keluaran Menentukan Bilangan Prima</h2>



<p>Menampilkan deret semua bilangan prima yang terdapat diantara bilangan pertama dan kedua.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kode Program Menentukan Bilangan Prima Dengan Bahasa C</h2>



<pre class="wp-block-code"><code lang="csharp" class="language-csharp line-numbers">#include &lt;stdio.h&gt;
#include &lt;math.h&gt;

int isPrima(int p)
{
  int prima, k;
  prima = 1;
  if (p == 1)
  {
    prima = 0;
  }
  else if (p == 2)
  {
    prima = 1;
  }
  else
  {
    for (k = 2; k &lt;= sqrt(p); k++)
    {
      if (p % k == 0)
      {
        prima = 0;
        break;
      }
    }
  }
  return prima;
}

int main()
{
  int i, bil1, bil2;

  printf("Bilangan 1: ");
  scanf("%d", &amp;bil1);
  printf("Bilangan 2: ");
  scanf("%d", &amp;bil2);

  printf("Deret Bilangan Prima antara %i dan %i:\n", bil1, bil2);
  for (i = bil1; i &lt;= bil2; i++)
  {
    if (isPrima(i) == 1)
    {
      printf("%d ", i);
    }
  }
  return 0;
}</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Keluaran Kode Program</h2>



<pre class="wp-block-code"><code lang="csharp" class="language-csharp">Bilangan 1: 1
Bilangan 2: 31
Deret Bilangan Prima antara 1 dan 31:
2 3 5 7 11 13 17 19 23 29 31</code></pre>



<h2 class="wp-block-heading">Tentang Fania</h2>



<p>Ingin tahu cerita lain tentang Fania? Klik&nbsp;<a href="https://onestringlab.com/tag/fania/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>disini&nbsp;</strong></a>untuk kisah lainnya</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/kutukan-sihir-bilangan-prima/">Belajar Bahasa C &#8211; Kutukan Sihir Bilangan Prima</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Data Science &#8211; Mengeksplorasi Data Kapal Titanic (Bagian 1)</title>
		<link>https://onestringlab.com/belajar-data-science-mengeksplorasi-data-kapal-titanic-bagian-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rajo Intan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 07:51:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kode]]></category>
		<category><![CDATA[Data Science]]></category>
		<category><![CDATA[Dataframe]]></category>
		<category><![CDATA[Pandas]]></category>
		<category><![CDATA[Python]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://onestringlab.com/?p=1026</guid>

					<description><![CDATA[<p>Artikel ini akan mengeksplorasi data kapal Titanic yang tersedia di situs Kaggle. Berikut ini tahapan-tahapan yang akan dilakukan. 1. Mengambil data Data akan diambil dari &#8230; </p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/belajar-data-science-mengeksplorasi-data-kapal-titanic-bagian-1/">Belajar Data Science &#8211; Mengeksplorasi Data Kapal Titanic (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Artikel ini akan mengeksplorasi data kapal Titanic yang tersedia di situs <a href="https://www.kaggle.com/competitions/titanic/code" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Kaggle</a>.  Berikut ini tahapan-tahapan yang akan dilakukan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">1. Mengambil data</h2>



<p>Data  akan diambil dari github yang disiapkan oleh tim <a href="http://onestringlab.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Onestring Lab</strong></a>. Data akan disimpan dalam bentuk Pandas dataframe. Penjelasan mengenai Pandas dataframe dapat dipelajari pada bagian <a href="https://onestringlab.com/tag/data-science/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Data Science</strong></a>. Berikut ini kode program untuk mengambil data dari github Onestring Lab.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">import pandas as pd
df = pd.read_csv('https://raw.githubusercontent.com/Onestringlab/osl_datascience/main/data/titanic/train.csv')
df.head()</code></pre>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="174" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-1024x174.png" alt="" class="wp-image-1029" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-1024x174.png 1024w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-300x51.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-768x131.png 768w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image.png 1415w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Mengeksplorasi Data Kapal Titanic</figcaption></figure>



<h2 class="wp-block-heading">2. Mengetahui jenis data dan jumlah data</h2>



<p>Langkah selanjutnya adalah mengetahui jenis data yang pada setiap variabel. Selain itu, juga untuk mengetahui berapa jumlah kelengkapan data pada masing-masing variabel. Tipe data variabel pada data kapal Titanic cukup beragam yaitu int64, object, dan float64. Untuk jumlah data kosong, variabel Age dan Cabin memiliki data kosong. Variabel Age memiliki 177 data kosong, sedangkan variabel Cabin memiliki 687 data kosong.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">df.info()</code></pre>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="422" height="426" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-1.png" alt="" class="wp-image-1030" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-1.png 422w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-1-297x300.png 297w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-1-150x150.png 150w" sizes="auto, (max-width: 422px) 100vw, 422px" /><figcaption class="wp-element-caption">Informasi mengenai tipe dan jumlah data yang tersedia.</figcaption></figure>
</div>


<h2 class="wp-block-heading">4. Mengetahui statistik deskriptif</h2>



<p>Bagian ini akan diperlihatan statistif deskriptif dari data kapal Titanic. Data menunjukan bahwa jumlah data sebanyak 891 data dan presentase rata-rata penumpang selamat pada tragedi tenggelamnya kapa tersebut sebesar 38.38%. Selain itu, pada variabel Age juga dapat diketahui pada usia penumpang kapal Titani antar 0.42 &#8211; 80 tahun.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">df.describe()</code></pre>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="852" height="356" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-3.png" alt="" class="wp-image-1032" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-3.png 852w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-3-300x125.png 300w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-3-768x321.png 768w" sizes="auto, (max-width: 852px) 100vw, 852px" /><figcaption class="wp-element-caption">Data kapal Titanic dalam statistik deskriptif.</figcaption></figure>
</div>


<h2 class="wp-block-heading">5. Mengetahui jumlah data yang kosong</h2>



<p>Bagian ini akan mengeksplorasi lebih jauh mengenai variabel yang memiliki data yang kosong. Tabel menunjukkan bahwa terdapat 2 variabel yang memiliki data kosong, yaitu Cabin dan Age. Variabel Cabin memiliki presetanse data kosong sebesar 77.10%, sedangkan Age sebesar 19.92%.</p>



<pre class="wp-block-code"><code lang="python" class="language-python">row = df.shape[0]
total = df.isnull().sum().sort_values(ascending=False)
presentase = ((df.isnull().sum()/row)*100).sort_values(ascending=False)
presentase = round(presentase,2)
dt_missing = list(zip(total,presentase))
df_missing = pd.concat([total,presentase],axis=1,keys=['Total','%'])
df_missing</code></pre>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="275" height="507" src="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-4.png" alt="" class="wp-image-1035" srcset="https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-4.png 275w, https://onestringlab.com/wp-content/uploads/2023/01/image-4-163x300.png 163w" sizes="auto, (max-width: 275px) 100vw, 275px" /><figcaption class="wp-element-caption">Presentase variabel yang memiliki data kosong.</figcaption></figure>
</div>


<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan Mengeksplorasi Data Kapal Titanic</h2>



<p>Setelah dilakukan eksplorasi tahap awal pada data Kapal Titanic maka dapat disimpulkan bahwa data ini memiliki 891 baris data terdiri dari 11 variabel dengan tipe data int64, float64 dan object dan terdapat 2 variabel yang memiliki data kosong yaitu Cabin dan Age.  Cabin memiliki presentase data kosong yang besar yaitu mencapai 77.10%, sehingga layak untuk tidak digunakan, sedangkan variabel Age masih di layak untuk digunakan untuk proses selanjutnya.</p>
<p>The post <a href="https://onestringlab.com/belajar-data-science-mengeksplorasi-data-kapal-titanic-bagian-1/">Belajar Data Science &#8211; Mengeksplorasi Data Kapal Titanic (Bagian 1)</a> appeared first on <a href="https://onestringlab.com">Onestring Lab</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
