Cara Membuat Fungsi Pada Bahasa C

Posisi Penempatan Fungsi

Fungsi dapat diletakan sebelum program utama atau diletakan setelah program utama. Jika diletakan setelah program utama maka fungsi perlukan deklarasi prototipe fungsi terlebih dahulu di atas program utama sedangkan detail dari fungsi diletakan setelah program utama. Namun jika fungsi diletakan sebelum program utama maka deklarasi dan isi fungsi semuanya diletakan pada bagian atas program utama.

Contoh prototipe fungsi:

float jumlah(float x, float y);

Contoh fungsi diletakan setelah program utama dengan deklarasi prototipe:

#include "stdio.h"

/* prototype fungsi tambah(), ada titik koma */
float tambah(float x, float y);

main(){
    float a, b, c;
    printf("A = "); scanf("%f", &a);
    printf("B = "); scanf("%f", &b);
    c = tambah(a, b); /* pemanggilan fungsi tambah() */
    printf("A + B = %.2f", c);
}

/* Definisi fungsi , tanpa titik koma */
float tambah(float x, float y){
    return (x+y); /* Nilai balik fungsi */
}

Contoh fungsi diletakan sebelum program utama:

#include <stdio.h>

int hasilTambah(int x,int y, int z){
  int penjumlahan;
  penjumlahan = x + y + z;
  return penjumlahan;
}

int hasilKurang(int x,int y, int z){
  int pengurangan;
  pengurangan = x - y - z;
  return pengurangan;
}

main(){

  int a,b,c,hasil;

  a = 1;  b = 2;  c = 3;

  hasil = hasilTambah(a, b, c);
  printf("Hasil penjumlahan : %dn", hasil);

  hasil = hasilKurang(a, b, c);
  printf("Hasil pengurangan : %dn", hasil);

}

2 Trackbacks & Pingbacks

  1. Pengulangan Bersarang Pada Bahasa C | Onestring Lab
  2. Contoh NESTED LOOP for, while di C | Onestring Lab

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*